Primbon Bali Agung

Pustaka Warisan Budaya Leluhur

Supported by Kalender Bali Digital

Hari buruk untuk Dewa Yadnya (di Merajan) September 2018

HARI TIDAK BAIK UNTUK DEWA YADNYA (DI MERAJAN)
Bulan September 2018
  • 1 September 2018. Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

  • 1 September 2018. Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

  • 3 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 3 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 4 September 2018. Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

  • 4 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 4 September 2018. Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

  • 5 September 2018. Sarik Agung. Tidak baik untuk segala pekerjaan.

  • 7 September 2018. Kala Dangastra. Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).

  • 8 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 8 September 2018. Purwani. Tidak baik dipakai dewasa.

  • 9 September 2018. Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

  • 10 September 2018. Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

  • 10 September 2018. Geheng Manyinget. Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak ganguan.

  • 10 September 2018. Macekan Lanang. Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya

  • 11 September 2018. Geheng Manyinget. Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak ganguan.

  • 12 September 2018. Kala Pati. Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya.

  • 12 September 2018. Purwanin Dina. Tidak baik sebagai dewasa ayu

  • 13 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 14 September 2018. Macekan Lanang. Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya

  • 15 September 2018. Amerta Papageran. Tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan.

  • 15 September 2018. Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

  • 15 September 2018. Dina Carik. Tidak baik dipakai dewasa.

  • 15 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 15 September 2018. Macekan Lanang. Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya

  • 15 September 2018. Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

  • 16 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 16 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 17 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 17 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 18 September 2018. Kala Mretyu. Baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, memberi nasehat kepada orang lain. Tidak baik untuk bersenggama, segala yadnya.

  • 18 September 2018. Kala Pati. Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak. Tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya.

  • 18 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 18 September 2018. Macekan Lanang. Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya

  • 19 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 20 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 21 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 21 September 2018. Purwanin Dina. Tidak baik sebagai dewasa ayu

  • 22 September 2018. Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya

  • 22 September 2018. Purwanin Dina. Tidak baik sebagai dewasa ayu

  • 23 September 2018. Geheng Manyinget. Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak ganguan.

  • 23 September 2018. Kala Temah. Tidak baik untuk dewasa ayu.

  • 23 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 23 September 2018. Purwani. Tidak baik dipakai dewasa.

  • 24 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 24 September 2018. Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

  • 27 September 2018. Dadig Krana. Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), berenggama.

  • 28 September 2018. Asuasa. Mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, tidak baik untuk dewasa ayu.

  • 28 September 2018. Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

  • 28 September 2018. Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.

  • 30 September 2018. Kala Ngruda. Baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang) dan sejenisnya, membuat rencana baik. Tidak baik untuk segala pekerjaan, akan mendapat godaan/halangan sakit keras, melakukan yadnya yang besar.

  • 30 September 2018. Kala Temah. Tidak baik untuk dewasa ayu.