Primbon Bali Agung

Pustaka Warisan Budaya Leluhur

Supported by Kalender Bali Digital

Primbon Ramalan 15 Desember 2018 | Primbon Jawa, Bali Indonesia
Tanggal Lahir Anda:

MEMAKNAI KARAKTER
Kelahiran 15 Desember 2018
  • Eka Wara: Luang
    Sunyi, Lapang.
  • Dwi Wara: Pepet
    Tertutup.
  • Tri Wara: Kajeng
    Senang bicara. Boros sehingga sering mendapat kesulitan.
  • Catur Wara: Jaya
    Pendiriannya teguh, tetapi suka iri hati sehingga sulit mendapat kesenangan.
  • Panca Wara: Wage
    Senang berbohong. Tidak mau menyadari kekurangan dirinya. Kurang setia kawan. Tetapi suka bekerja dan membangun.
  • Sad Wara: Urukung
    Sering lupa. Baik/cocok menjadi pemburu, tetapi jangan sampai merusak hutan.
  • Sapta Wara: Saniscara
    Pikirannya baik, patut supaya berhati-hati. Bijaksana sehingga dijadikan pelindung.
  • Asta Wara: Kala
    Pikirannya loba/serakah. Senang membuat orang menderita kesusahan.
  • Sanga Wara: Erangan
    Bijaksana, tetapi sering marah. Kemarahannya itu sering membuat usahanya gagal. Lambangnya Surya/Matahari.
  • Dasa Wara: Duka
    Sering mendapatkan kesusahan atau sedih.
  • Wuku: Julungwangi
    Dewa Sambu, Sifatnya terbuka, agak cerewet, murah hati, peka perasaannya, selalu kasihan dan menolong orang menderita, budinya luhur, banyak teman, tetapi agak sulit rejekinya.
  • Lintang: Puwuh Atarung
    Sangat menaruh perhatian terhadap orang lain. Prilakunya sangat dermawan seperti tidak menghargai milik sendiri untuk kepentingan teman. Senang menuntut ilmu dan tidak senang diperintah. Apa yang dikerjakan mesti keluar dari hati nuraninya sendiri. Kurang senang dijanjikan bila tidak sesuai dengan kenyataan.
  • Purnama-Tilem: Penanggal 8
    Banyak kawan, rukun, dan baik pikirannya.
  • Eka Jala Resi: Subagia
    Amat bahagia.
  • Pararasan: Laku bintang
    Pendiam, lemah lembut hatinya, tak tahan melek, bicaranya berharga, kehendaknya sukar dicegah, tidak mempunyai saudara, mempunyai gagasan berdagang.
  • Panca Suda: Satria wirang
    Pemarah, kadang kala punya hati dingin, pemalu, sekalipun ia berbuat baik akhirnya menjadi buruk, kurang pengendalian diri.
  • Pratiti Samut Pada: Separsa
    Suka bertukar pikiran, pandai bicaranya akan kaya, besar angkaranya, kadang kala iri hatinya, banyak kepandaiannya. Berbahaya pada umur 2 hari, 5 hari, 9 bulan, dan 9 tahun. Meninggal pada pratiti Wedana. Sebagai pedewasaan sangat buruk karena menimbulkan pertengkaran, kesulitan, tidak menemukan kebahagiaan.